• Bm7
    Terima kasih sudah berkunjung xD
Home » » Sains is power

Sains is power

Sabtu, 04 Februari 2012

“Sains is power”
David hume, seorang skeptis tulen dari inggris memakai penemuan angsa hitam ini untuk menjelaskan sikap skeptisnya terhadap kebenaran absolut,”No amount of observation of white swans can allow the inference that all swans are white, but the observations of a single black swan is sufficient to that conclution.”
Bagi seorang skeptis tulen seperti hume, didunia tidak ada kebenaran mutlak,meski yang diperoleh dari metode deduksi sekalipun. Menurut Hume, semua deduksi sebenarnya adalah induksi yang belum menemukan’angsa hitam’nya. Bahkan premis yang selama ini diterima sebagai kebenaran, seperti ‘semua manusia pasti akan mati’dapat saja terbukti salah. Siapa yang bisa memastikan tidak ada manusia-manusia baka seperti dalam kisah Highlender yang hidup diantara kita? Walau peradaban manusia sudah melahirkan puluhan milyar anak manusia, cukup satu orang manusia baka saja yang dibutuhkan untuk membalikkan kebenaran premis bersangkutan.
Hukum alam yang diperoleh dari sains juga tidak dapat dianggap memiliki kebenaran kekal. Kita melihat bagaimana hukum newton ternyata tidak dapat dipakai pada skala makrokosmos (diganti oleh teori relativitas einstein) dan pada skala microkosmos (diganti teori mekanika kuantum). Teori geocentris  yang sempat dianut ribuan tahun akhirnya terbukti salah dan digantikan oleh teori heliocentris berkat jasa nicolaus copernicus dan galileo galilei. Siapa diantara kita yang dapat menjamin baik teori relativitas, meanika kuantum dan heliocentris sebenarnya merupakan hipotesa sementara sampai ditemukan lagi teori-teori baru yang lebih mendekati kebenaran absolut?
Inti pandangan david hume, dan berkeley adalah “ia berkeyakinan bahwa kekuatan ilmu yang akan mengubah dan mengontrol alam dan kehidupan manusia. Yang mengubah dan mengontrol alam dan dunia ini bukan agama atau lembaga agama!”
Sejak revolusi industri abad ke 17,kepercayaan manusia kaan science is power semakin kuat, dan membuat umat manusia lebh meyakini bahwa IPTEKS yang merubah peradaban umat manusia.
Agama diyakini hanya sebagai kekuatan pendamping “hati manusia” saja. Agama dianggap tidak mampu melakukan perubahan-perubahan besar kehidupan manusia,terutama bersifat fisik seperti pembangunan dan perubahan berdasarkan teknologi.
Dalam mencari kebenaran, kita tidak perlu sampai seskeptis hume. Skeptisme membutuhkan energi yang besar dan apabila kita skeptis terhadap segala sesuatu,kita tidak akan mampu menyisihkan waktu untuk menikmati keindahan hidup. Indksi,dengan segala kekurangannya tetap diperlukan. Tetapi berbekal tentang pengetahuan induksi, kita dapat mengurangi pengetauan tentang kelemahan induksi, kita dapat mengurangi resiko yang ditimbulkannya. Misalnya saja, bila anda percaya kemarau bulan juli tidak akan menurunkan hujan, anda dapat merencakan piknik kebun pada bulan tersebut. Namun dengan menyadari bahwa kesimpulan tersebut adalah kesimpulan induksi, anda bersiap-siap bila ternyata hujan turun,misalnaya dengan mempersiapkan payung besar atau mencari lokasi yang berdekatan dengan ruang tertutup. Dalam permainan saham, anda dapat memakai strategi hedging atau metode stop loss untuk mengurangi kerugian bila analis anda ternyata salah.
DIAMBIL DARI BUKU FILSAFAT ILMU ONTOLOGI,EPISTIMOLOGI,AKSIOLOGI DAN LOGIKA ILMU PENGETAHUAN ;PENULIS : Drs.H.Mohammad Adib,MA; cetakan pertama halaman 7 penerbit pusaka intelektual;APRIL 2009



==============================================================
==============================================================
terimakasih telah berkunjung ke black-market7.blogspot.com
==============================================================
==============================================================


.: Artikel Terkait :.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar asalkan tidak mengandung SPAM/SARA, jika komentar mengandng spam maka komentar tidak akan ditampilkan atau dihapus oleh admin blog ini. TERIMAKASIH

Follow by Email

Facebook